Monday, November 10, 2008

Ini nih... gara-gara saya sok janji sama seseorang untuk melakukan sesuatu...
easy to say but hard to do!!!!!!

Tadi pagi pas berangkat ke kantor saya cerita sama hubby soal janji yang sedang saya lakukan, hubby ga percaya awalnya. Trus saya jelasin inti dari perjanjian itu. Baru deh dia ngertiin.
Gara-gara janji ini saya jadi lebih banyak manyun aja. Dieeeeemmm. Ga mau ngapa-ngapain. Takut ngelanggar janji soalnya.

Saya bukan saint, tapi saya belajar menghargai janji yang sedang saya buat dengan orang itu!!
Tapi dari perjanjian yang saya bikin (walopun) saya ngerasa kayak 'dipecundangi' sama janji yang saya bikin ini. Membuat saya banyaaaak belajar.
Ada orang yang kepengen banget 'diliat' sama orang lain tapi sebenernya mereka cuma bisa ngomong doang!!! hihihihi :-))
Ngomong aja kesana-kesini tapi NO ACTION. Duh!

Udah ah, saya mau manyun aja. Oiya... " hai orang yang membuat janji dengan saya, saya masih memegang perjanjian lhoo... "

thank you hubby!!

buat semua bantuannya sehingga menyiapkan hingga membereskan acara kemarin menjadi demikian mudah :-)

masih mau melek sampe tengah malam untuk bantuin aku nyiapin makanan satu hari sebelum acara, dan masih sibuk ngeberesin rumah saat tamu sudah pulang!!!

Wednesday, November 5, 2008

bingung

Tadi pagi dapet SMS yang nyebelin trus langsung curhat sama mama dan adekku, huhuhuhu...

Saya cuma melakukan yang terbaik yang saya bisa, untuk menyenangkan semua. Tapi susah ya, tidak semuanya mendukung.
Memang sih, isi kepala tiap orang memang beda-beda. Tapi saya yakin tujuannya sama. Apalagi buat keluarga.
Ada ga sih orang yang ga mau melakukan apapun untuk keluarga??
Kenapa sih mereka begitu, sadar ga sih kalau mereka kena musibah siapa lagi yang akan bantu kalau bukan keluarga sendiri?
Hmmm... terserah deh. Itu urusan mereka.
Mama bilang, saya ga boleh sombong. Jadi sekarang saya mau diem aja, ga mau ngomong apa-apa.
Terserah mereka, walaupun saya ingin memeriksakan mereka keahli syaraf. Mungkin ada yang salah dengan otaknya? atau mungkin hatinya?
Kalau boleh saya ngomong dikiiitt aja, saya cuma mau bilang, saya akan ngelakuin apa aja buat keluarga ini dan untuk menyenangkan hati orang tua saya. Tanpa perhitungan apapun!!!!

Buat kamu disana, kamu benar-benar bikin saya kecewa dengan argumentasi TOLOL kamu!!!

Tuesday, November 4, 2008

Endy Pandy atau Endy Panda??

Tetangga depan rumah saya masih muda. Kayaknya seumuran. Karena seumuran, kegiatannya sama banget kayak kita, sering pergi. Akibatnya saya dan suami ga begitu tahu nama si tetangga depan ini.
Lalu saat arisan, tiba-tiba salah satu pengurus RT bilang " susah mau nagih uang RT ketetangga depan rumahnya bu Ady, soalnya pergi melulu sih trus istrinya pak Endy ga ikutan arisan juga
". Ooohh... jadi namanya Endy tooohh....

Saya cerita sama suami, kebetulan suami yang anak kembar juga punya saudara kembar yang dipanggil Endy (suami saya Ady dipanggilnya Edy, sementara kembarannya Andy dipanggil Endy).
" Jadi tetangga depan rumah kita namanya Endy.... " demikian cerita saat saat perjalanan pulang dari bepergian.
" Dulu kan ada film kartun Andy Panda (dibaca Endy Panda, red) " kata saya.
" Bukan Andy Panda, tapi Andy Pandy " balas suami.

Jadilah sepanjang perjalanan pulang itu saya dan hubby cuma ngeributin masalah " Andy Panda atau Andy Pandy " *bener-bener ga penting*
Saya ngotot film kartunnya berjudul Andy Panda, sementara hubby Andy Pandy.

Saat sampai dirumah, suami turun dari mobil untuk membuka pagar, sementara saya turun untuk bermain dengan kucing saya. Lalu keluarlah tetangga depan rumah mereka sambil menggendong anak semata wayang mereka. Saya yang tidak melihat tetangga yang keluar dari rumah, tiba-tiba bilang " ga ada tuh Andy Pandy, yang aku tau adanya film Andy Panda ". Lalu suami berubah mimik mukanya sementara matanya mengarah kerumah depan.

Saya yang langsung tersadar tersipu malu dan memilih meninggalkan kedua kucing saya dan kabur masuk kedalam rumah.

Hingga sekarangpun saya juga tidak tau, sebenarnya ada film Andy Panda atau Andy Pandy???

Monday, November 3, 2008

single player

Waktu SMA saya pernah sebel sama seorang teman saat kami dapat tugas kelompok. Harusnya kami bekerja bersama, nyata-nyatanya dia tidak melakukan apa-apa. Semenjak itu entah kenapa saya lebih suka sebagai single player.
Kalau ada tugas, bekerja sendiri jauh lebih menyenangkan. Dapat nilai 10 atau 6 semuanya untuk kita sendiri.

Sampai sekarang saya lebih suka menjadi single player. Kalau ada acara apa-apa, saya malas kalau harus share dengan orang. Termasuk kalau saya mengundang orang untuk datang kerumah. Saya mengerjakan semuanya sendiri. Dari membereskan rumah hingga memasak.
Tapi mengerjakan semuanya sendiri sangat tidak mudah, tangan saya cuma dua bukan lima.
Untungnya sekarang saya punya partner yang membuat segalanya menjadi mudah. Dia bekerja sendiri tanpa banyak bicara. tau-tau semuanya sudah selesai dan rapih pada tempatnya. Saya sukaaaa......!!!


Thank you hubby sayang!!

Sunday, November 2, 2008

harry potter

Baru aja selesai nonton Harry Potter & Orde of Phoenix di HBO.

Perkenalan pertama saya dengan si penyihir kecil ini udah lama banget (dari sebelum married malah!!). Awalnya dari buku cerita pinjeman. Waktu itu isinya masuh belum setebal 3 buku terakhirnya. Dari situlah saya mengenal si penyihir cilik ini, sahabat-sahabatnya, sekolah sihir Hogwarts, 4 asrama, quidditch, pelajaran pertahanan terhadap ilmu hitam, tongkat sihir, burung hantu pengantar surat hingga profesor Dumbledore.

Karena ketagihan membacanya, makanya saya termasuk yang mengumpulkan buku cerita ini dari 1 sampai 7 termasuk original DVDnya (walaupun baru punya hingga Harry Potter 4).
Terus terang saya ga sabar menunggu Harry Potter ini selesai difilmkan hingga buku ke-7. Apalagi dibuku terakhir diceritakan tentang perang gerilya Harry menaklukkan Lord Voldermort, musuhnya hingga adanya perang di Hogwarts.
Walaupun kadangkala cerita difilm ga bisa 100% diadaptasi dari novelnya, tapi buat saya sih bagus-bagus aja.

Oh iya, film pertama Harry Potter (Harry Potter & Sorcerer Stone) jadi salah satu film yang saya tonton bersama suami (saat itu masih pacar) dibioskop. Dan saya niat, film terakhirnya nanti pasti saya akan tonton juga dibioskop!!!

Saturday, November 1, 2008

sabar dan memahami

salah satu ilmu yang saya dapat dibulan oktober lalu adalah : sabar.
saya haruuuuuuuusss lebih banyak sabar (ternyata saya belum lulus juga pelajaran sabar ini), dan pelajaran ini yang harus saya hadapi setiap saat :-(