Punya suami yang lagi cuti seringkali membuat saya sedikit kreatif. Soalnya, saya harus mikirin sarapan dan makan siangnya.
Untuk sarapan saya ga khawatir. Tukang roti sudah mulai jualan lagi. Suami saya bisa beli roti tawar, sementara di kulkas sudah ada peanut butter, chocolate jam sampai srikaya jam. Jadi saya tinggal masak untuk lunch-nya. Ini juga karena saya ga mau ngebiasain hubby makan mie instant.
Saat masak (sebelum berangkat kantor), hubby yang baru bangun tidur sering nanya begini :
" sarapanku apa? makan siangnya apa? "
lalu saya akan menjelaskan apa yang saya masak untuk dia.
Tadi pagi saya bangun, lalu diikuti hubby sambil berkata :
" sarapanku apa? "
" roti "
" makan siangnya apa? "
" hmmm... gimana kalo nanti siang kamu kerumah mama kamu aja trus makan siang disana? "
" iya deh "
maaf ya hubby, aku udah kehabisan bahan untuk dimasak soalnya :-(
Friday, October 10, 2008
Thursday, October 9, 2008
SMS
Suatu hari Sabtu dibulan puasa kemarin,
" mbak, ketemuan yuk sore ini sekalian buka puasa bareng, trus aku mau ajak mbak nengok ibunya si **** kan lagi sakit "
" maaf ya, aku lagi lembur nih dikantor, titip salam aja sama dia ya "
Beberapa minggu lalu,
" mbak, si mbak *** udah melahirkan, nanti malem pas mbak pulang kantor kita nengok dia yuk.
" nanti sore (setelah jam kantor) aku kursus bahasa Jerman, takutnya kemalaman. Kamu aja deh, aku titip salam aja "
Semalam,
" mbak, ikutan halal bihalal yuk sabtu ini (kalo mbak ga sibuk ya) "
*sigh*
weekend ini saya udah punya banyak acara :-((
pengen nulis SMS ke dia tapi ga enak, seringnya permohonan maaf melulu.
" mbak, ketemuan yuk sore ini sekalian buka puasa bareng, trus aku mau ajak mbak nengok ibunya si **** kan lagi sakit "
" maaf ya, aku lagi lembur nih dikantor, titip salam aja sama dia ya "
Beberapa minggu lalu,
" mbak, si mbak *** udah melahirkan, nanti malem pas mbak pulang kantor kita nengok dia yuk.
" nanti sore (setelah jam kantor) aku kursus bahasa Jerman, takutnya kemalaman. Kamu aja deh, aku titip salam aja "
Semalam,
" mbak, ikutan halal bihalal yuk sabtu ini (kalo mbak ga sibuk ya) "
*sigh*
weekend ini saya udah punya banyak acara :-((
pengen nulis SMS ke dia tapi ga enak, seringnya permohonan maaf melulu.
bahasa jerman
Sejak beberapa tahun yang lalu saya pengen kursus bahasa jerman. Secara kerja di perusahaan jerman, dan sering banget dapet fax atau email berbahasa ini.
Biasanya saya suka pakai mesin penterjemah yang ada di internet. Tapi hasilnya? HUH.. kacau!!
Kalau surat penting, saya lebih senang memakai jasa penterjemah tersumpah untuk membantu pekerjaan saya.
Akhirnya kantorpun memberikan kesempatan kursus bahasa jerman. Maka sejak beberapa minggu lalu saya mulai kursus bersama beberapa teman lain.
Awalnya kita semangat mempelajari bahasa baru ini. Setiap kalimat baru, selalu berusaha kita praktekkan. Percakapan sederhana mulai kita kenal.
Lalu masuklah kita ke bagian yang 'menyeramkan', apalagi kalau bukan grammar. Semalam saja kita mulai belajar Das, Der, Die lalu Ein, Eine. Bahasa jerman yang tadinya menyenangkan langsung jadi menyeramkan.
Entah karena otak kita udah mulai kaku atau pikiran yang suka terpecah sama urusan kerja, rasanya hampir seluruh murid yang ada dikelas sepertinya stuck dimasalah grammar ini.
Ada yang bilang " can we learn about conversation only? so we don't have to learn this grammar ". Tapi sang guru (sstt... guru saya bukan orang jerman atau indonesia, tapi dari bosnia) bilang " we must learn this grammar before we learn the conversation". Lagian susah dong kalo pengen ngobrol kalo ga ngerti grammarnya juga.
hmmm..
Mumpung hari ini boss saya ga ada, rencananya saya mau memperbaiki catatan saya dan mencoba belajar grammar ini. Semoga saya bisa!!!
Biasanya saya suka pakai mesin penterjemah yang ada di internet. Tapi hasilnya? HUH.. kacau!!
Kalau surat penting, saya lebih senang memakai jasa penterjemah tersumpah untuk membantu pekerjaan saya.
Akhirnya kantorpun memberikan kesempatan kursus bahasa jerman. Maka sejak beberapa minggu lalu saya mulai kursus bersama beberapa teman lain.
Awalnya kita semangat mempelajari bahasa baru ini. Setiap kalimat baru, selalu berusaha kita praktekkan. Percakapan sederhana mulai kita kenal.
Lalu masuklah kita ke bagian yang 'menyeramkan', apalagi kalau bukan grammar. Semalam saja kita mulai belajar Das, Der, Die lalu Ein, Eine. Bahasa jerman yang tadinya menyenangkan langsung jadi menyeramkan.
Entah karena otak kita udah mulai kaku atau pikiran yang suka terpecah sama urusan kerja, rasanya hampir seluruh murid yang ada dikelas sepertinya stuck dimasalah grammar ini.
Ada yang bilang " can we learn about conversation only? so we don't have to learn this grammar ". Tapi sang guru (sstt... guru saya bukan orang jerman atau indonesia, tapi dari bosnia) bilang " we must learn this grammar before we learn the conversation". Lagian susah dong kalo pengen ngobrol kalo ga ngerti grammarnya juga.
hmmm..
Mumpung hari ini boss saya ga ada, rencananya saya mau memperbaiki catatan saya dan mencoba belajar grammar ini. Semoga saya bisa!!!
Wednesday, October 8, 2008
jadi orang yang lebih tua tapi belagu!!!
Disekitar saya, saya bukanlah selalu yang paling tua. Pasti saya nemuin lagi orang yang lebih tua dari saya (selain orang tua / mertua saya tentunya).
Orang tua saya pernah bilang " hormatilah yang lebih tua, sayangilah yang lebih muda ". And, I am trying to follow my mom advice every single day.
Saya berusaha menghormati orang yang lebih tua. Tapi seringnya balasan yang saya terima, para manusia yang lebih tua ini malah "mempergunakan" rasa hormat yang saya berikan dengan buruk.
Waktu pertama kali bersosialisasi dengan masyarakat disekitar rumah saya dimana sebagian besar adalah para pensiunan, I try to be nice with them. Secara saya orang baru, dan usianya jauh lebih muda.
Sebagian dari mereka membalas dengan baik. Tapi ada juga yang nyebelin. Kalau ketemu diacara arisan, pengennya sih ga duduk deket si ibu ini. Kalau ibu-ibu yang lain bisa meminta tolong pada saya dengan sopan, sementara dia?
" ambillin air dong, saya haus nih "
" ambilin tissuenya "
I never heard she use the word " please or tolong ". Du'uh.
Beruntunglah God created me and my husband as a "cuek" person. Kita hanya baik sama orang yang juga baik sama kita. Kita ga peduli ada orang yang jahat sama kita selama hal tersebut ga berdampak langsung pada kehidupan kita. Pokoknya Mind Your Own Business!!!
Nah, ceritanya sekarang saya dan suami lagi ketimpa masalah begini lagi. Entah kenapa masalah ini selalu hadir. Tadi pagi ngobrol sama hubby soal si orang tua reseh ini. Selama ini I keep thinking that both my parents and my in-laws are the weirdest person in the world. Nyata-nyatanya ada juga yang ngalahin keanehan mereka :-))
Selama ini kita selalu cuekin aja. Buat apa dilawan? Aduh, saya dan suami sibuuukk banget buat ngurusin. Terserah deh kalian mau apa. I don't f******g care!! I'm too busy for this! Sorry.....
Buat para mereka yang lebih tua. Kalau ada yang lebih muda menghormati kalian, jangan dibalas dengan semena-mena dong. Kalau kita yang muda-muda ini melawan, kalian yang merasa tua selalu berlindung dibalik kata-kata " dosa apabila menyakiti orang yang lebih tua "
Orang tua saya pernah bilang " hormatilah yang lebih tua, sayangilah yang lebih muda ". And, I am trying to follow my mom advice every single day.
Saya berusaha menghormati orang yang lebih tua. Tapi seringnya balasan yang saya terima, para manusia yang lebih tua ini malah "mempergunakan" rasa hormat yang saya berikan dengan buruk.
Waktu pertama kali bersosialisasi dengan masyarakat disekitar rumah saya dimana sebagian besar adalah para pensiunan, I try to be nice with them. Secara saya orang baru, dan usianya jauh lebih muda.
Sebagian dari mereka membalas dengan baik. Tapi ada juga yang nyebelin. Kalau ketemu diacara arisan, pengennya sih ga duduk deket si ibu ini. Kalau ibu-ibu yang lain bisa meminta tolong pada saya dengan sopan, sementara dia?
" ambillin air dong, saya haus nih "
" ambilin tissuenya "
I never heard she use the word " please or tolong ". Du'uh.
Beruntunglah God created me and my husband as a "cuek" person. Kita hanya baik sama orang yang juga baik sama kita. Kita ga peduli ada orang yang jahat sama kita selama hal tersebut ga berdampak langsung pada kehidupan kita. Pokoknya Mind Your Own Business!!!
Nah, ceritanya sekarang saya dan suami lagi ketimpa masalah begini lagi. Entah kenapa masalah ini selalu hadir. Tadi pagi ngobrol sama hubby soal si orang tua reseh ini. Selama ini I keep thinking that both my parents and my in-laws are the weirdest person in the world. Nyata-nyatanya ada juga yang ngalahin keanehan mereka :-))
Selama ini kita selalu cuekin aja. Buat apa dilawan? Aduh, saya dan suami sibuuukk banget buat ngurusin. Terserah deh kalian mau apa. I don't f******g care!! I'm too busy for this! Sorry.....
Buat para mereka yang lebih tua. Kalau ada yang lebih muda menghormati kalian, jangan dibalas dengan semena-mena dong. Kalau kita yang muda-muda ini melawan, kalian yang merasa tua selalu berlindung dibalik kata-kata " dosa apabila menyakiti orang yang lebih tua "
Bekasi
Waktu mo beli rumah dulu, Bekasi bukanlah area yang jadi pencarian saya...
Entah kenapa, saya lebih memilih Cinere, Bintaro, BSD. Soalnya dari kecil selalu tinggal diselatan Jakarta. Orang tua dan mertua juga warga selatan Jakarta.
Konotasi sama Bekasi? Jauh! Macet! Pokoknya segala yang jelek-jelek semua. Mungkin ga sedahsyat itu juga. Karena banyak teman saya yang tinggal di Bekasi toh enjoy-enjoy aja tinggal disana..
Ceritanya, lebaran kemarin acara " tour de lebaran " agak melenceng sedikit. Biasanya salah satu tante saya open house dirumahnya di daerah Tanah Kusir, tiba-tiba memilih mengadakan open house dirumah anaknya di Kemang Pratama Bekasi. Yup!! B-E-K-A-S-I!!!
Suami saya langsung gimanaaaaa... gitu pas denger mama bilang " nanti open house tante xxx di bekasi!!! " :-))
Setelah mengunjungi beberapa rumah kerabat, tibalah saat kita harus mengarahkan stir mobil ke bekasi. Suami pegang stir, papa saya duduk di bangku depan (navigator). Sementara saya tertidur di bangku belakang...hihihihi
Tak terasa sudah beberapa kali saya tertidur dan terbangun, tapi mobil belum sampai juga dirumah yang dituju. Sampailah saat terbangun saat mobil keluar dipintu tol Bekasi Barat. Lalu mengarah ke Pekayon.
Melihat sign " Pekayon " saya teringat teman saya. Tiap kali saya mendengar ceritanya ".... pokoknya turun dari kereta di stasiun bekasi trus lanjut naik angkot ke Pekayon.... "
Saya langsung mengangkat handphone dan menghubungi dia. Pengen mampir sebentar ah, sekalian silaturahmi.
" mbak, rumah kamu dimana? aku dibekasi nih "
" bekasi mana? "
" di Pekayon, mau ke arah Kemang Pratama "
" aduh, aku lagi ga dirumah, lagi ada open house dirumah kakak "
" ga papa deh, next time aja, tapi rumah kamu masih jauh ga dari Kemang Pratama? "
" yah, kira-kira setengah jam lagi dari Kemang Pratama, kamu ikutin aja angkot no... blablabla... "
Huaaaa... masih setengah jam perjalanan lagi? Aduh, untungnya dia lagi ga dirumah!!! :-((
Entah kenapa, saya lebih memilih Cinere, Bintaro, BSD. Soalnya dari kecil selalu tinggal diselatan Jakarta. Orang tua dan mertua juga warga selatan Jakarta.
Konotasi sama Bekasi? Jauh! Macet! Pokoknya segala yang jelek-jelek semua. Mungkin ga sedahsyat itu juga. Karena banyak teman saya yang tinggal di Bekasi toh enjoy-enjoy aja tinggal disana..
Ceritanya, lebaran kemarin acara " tour de lebaran " agak melenceng sedikit. Biasanya salah satu tante saya open house dirumahnya di daerah Tanah Kusir, tiba-tiba memilih mengadakan open house dirumah anaknya di Kemang Pratama Bekasi. Yup!! B-E-K-A-S-I!!!
Suami saya langsung gimanaaaaa... gitu pas denger mama bilang " nanti open house tante xxx di bekasi!!! " :-))
Setelah mengunjungi beberapa rumah kerabat, tibalah saat kita harus mengarahkan stir mobil ke bekasi. Suami pegang stir, papa saya duduk di bangku depan (navigator). Sementara saya tertidur di bangku belakang...hihihihi
Tak terasa sudah beberapa kali saya tertidur dan terbangun, tapi mobil belum sampai juga dirumah yang dituju. Sampailah saat terbangun saat mobil keluar dipintu tol Bekasi Barat. Lalu mengarah ke Pekayon.
Melihat sign " Pekayon " saya teringat teman saya. Tiap kali saya mendengar ceritanya ".... pokoknya turun dari kereta di stasiun bekasi trus lanjut naik angkot ke Pekayon.... "
Saya langsung mengangkat handphone dan menghubungi dia. Pengen mampir sebentar ah, sekalian silaturahmi.
" mbak, rumah kamu dimana? aku dibekasi nih "
" bekasi mana? "
" di Pekayon, mau ke arah Kemang Pratama "
" aduh, aku lagi ga dirumah, lagi ada open house dirumah kakak "
" ga papa deh, next time aja, tapi rumah kamu masih jauh ga dari Kemang Pratama? "
" yah, kira-kira setengah jam lagi dari Kemang Pratama, kamu ikutin aja angkot no... blablabla... "
Huaaaa... masih setengah jam perjalanan lagi? Aduh, untungnya dia lagi ga dirumah!!! :-((
CSI oh CSI
Mama mertua saya penggemar serial ini. Coba deh kalo datang kerumahnya hari Minggu malam, pasti ada excuse dari beliau " maaf yaa... saya mau ke kamar, mau nonton CSI " :-)
Atau coba aja tanya, sinopsis CSI NY atau Miami terakhir yang disiarkan AXN, langsung deh beliau bisa menceritakan secara detil dengan semangat, hihihihi.....
Saya kenal serial ini sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi ga tertarik.
Beberapa bulan terakhir saya baru rajin nonton serial ini dan ngikutin ceritanya.
Lalu sebel pas liat pengumuman " latest season ". Heee... emang udah berapa season sih saya ketinggalan??
Jadi kepikiran pengen beli DVDnya ah, pengen nonton lagi dari awal *lirik seseorang*
Mamaaaaa.... aku kecanduan CSI jugaaa!!!
Atau coba aja tanya, sinopsis CSI NY atau Miami terakhir yang disiarkan AXN, langsung deh beliau bisa menceritakan secara detil dengan semangat, hihihihi.....
Saya kenal serial ini sejak beberapa tahun yang lalu. Tapi ga tertarik.
Beberapa bulan terakhir saya baru rajin nonton serial ini dan ngikutin ceritanya.
Lalu sebel pas liat pengumuman " latest season ". Heee... emang udah berapa season sih saya ketinggalan??
Jadi kepikiran pengen beli DVDnya ah, pengen nonton lagi dari awal *lirik seseorang*
Mamaaaaa.... aku kecanduan CSI jugaaa!!!
Tuesday, October 7, 2008
i will support you......
..... dengan cara saya!
jadi maafkan kalau cara saya mensupport terkadang tidak berkenan buat kamu.
maafkan kalau cara saya mensupport membuat kamu marah atau kecewa.
tetapi semua saya lakukan untuk kamu, untuk mensupport, membantu, menambah semangat kamu. Agar kamu tidak pernah berhenti berjuang dan tidak berhenti bermimpi.
maafkan saya!!
jadi maafkan kalau cara saya mensupport terkadang tidak berkenan buat kamu.
maafkan kalau cara saya mensupport membuat kamu marah atau kecewa.
tetapi semua saya lakukan untuk kamu, untuk mensupport, membantu, menambah semangat kamu. Agar kamu tidak pernah berhenti berjuang dan tidak berhenti bermimpi.
maafkan saya!!
untuk seseorang disana, I love you!
Subscribe to:
Posts (Atom)