Monday, March 30, 2009

weekend - earth hour

Sabtu pagi saya dimulai dengan mengajak hubby ke Giant. Cuma beli ayam fillet dan roti tawar. Karena weekend ini saya kembali mau masak Puding Roti Kukus dan Thom Yam Ayam.
Sorenya sebenarnya saya mau liat-liat kulkas lagi (iyaaaaa.... hingga detik ini, kulkasnya masih belum terbeli juga). Tapi apa daya saya sakit. Menurut asumsi hubby, saya masuk angin berat. Memang sih, kalau saya masak Thom Yam ayam, saya memilih skip makan nasi. Tapi kenyataannya, perut saya yang Indonesia banget ini sering berontak kalo ga kena nasi. Contohnya hari Sabtu itu. Setelah dua kali (maaf) muntah, saya minum teh panas dan langsung tertidur!!!!


Padahal menjelang earth hour, saya pengen banget nyiapin dengan ngecharge laptop, nyiapin lilin, dll, dll...
Ternyata saat saya terbangun jam 20.30, saya mendapati rumah saya gelap gulita. Dan saya melihat hubby mondar-mandir dengan senter. " Mati lampu ya...? " tanya saya polos. Lalu kemungkinan kedua adalah hubby emang mau tidur. Dan kebiasaan kita adalah mematikan lampu-lampu diruang tengah dan ruang makan. Tapi kenapa ACnya mati juga???
" Sekarang jam 20.30, waktunya earth hour!! " jawab hubby. Alhamdulillaaahh... hubby saya tetap ingat program earth hour.
Akhirnya karena gelap gulita dan AC pun dimatikan hubby, saya memilih bangun dan mulai mengintipi rumah tetangga. Siapa aja yaaaaa yang ikutan earth hour???
Dari pandangan mata saya sih, nampaknya cuma rumah kami saja yang gelap gulita. Anyway, saya ga mau nuduh orang. Semuanya datang dari kesadaran dan keiklasan masing-masing kan??

Sementara tiap 10 - 15 menit sekali, hubby menyorotkan senternya ke jam. Yak... 45 menit lagiiii... hingga.... horeee... 5 menit lagi..... senengnya lagi, setelah program earth hour selesai saya ikuti, saya membuka facebook saya dan banyak banget teman-teman facebook saya yang memasang status mengenai earth hour ini. Alhamdulillah........

Friday, March 27, 2009

gonggongan anjing

" Tanggul Situ Gintung jebol, sampai detik ini yang meninggal udah 40 orang lebih "

Rumah saya emang ga terlalu deket sama posisi tanggul itu, jauh banget juga engga. Setelah mengupdate berita di Detik.com, baca update status teman-teman FB dan hasil chat di Yahoo Messenger. Saya baru tahu kalau tanggulnya jebol sekitar jam 2 malam. Itu tepat saya terbangun tadi malam!!!!
Ingat kan, ditulisan saya sebelumnya? semalam saya dan hubby terbangun karena anjing tetangga kami berisik dan menggonggong terus? saya dan hubby sampai mengecek sekeliling rumah, teras, samping rumah, ruang atas bahkan garasi.

banyak yang bilang bahwa hewan itu punya indera yang lebih tajam dari manusia. Apalagi yang menyangkut kondisi dan keadaan alam. Kalau ada gunung yang akan meletus, banjir atau bencana apapun. Hewanlah yang duluan mengetahuinya dan mereka menjadi gelisah melakukan tindakan yang berbeda dari kesehariannya.

Mungkinkan gonggongan anjing yang saya dengar semalam itu juga karena jebolnya tanggul Situ Gintung? Wallahu alam.......

Harpitnas.......

Harpitnas nih, tapi saya masuk kerja. Saya lagi nyimpen-nyimpen cuti buat persiapan 2nd honeymoon. Dan juga untuk cuti akhir tahun bareng hubby.

Kemarin saya ketemuan sama geng UI di Plaza Semanggi. Seperti biasa kita makan dulu di Mushroom resto lalu lanjut nyanyi-nyanyi di Inul Vizta selama 2 jam!!!! syerrruuu.....uuuuu...
Pokoknya nyanyi dari lagunya D'massive (judulnya lupa), lagunya Emil Chou (Ai Xiang Sui) dan beberapa lagu Cina lainnya (jangan lupa, kita ini dulu mahasiswa jurusan sastra Cina UI, apalagi ada salah seorang teman yang udah 7 tahun ini bermukim dan kerja di Taiwan. Jadinya lagu Cina merupakan lagu 'wajib' pilihan kami saat karaoke. Lalu lagu Anggun yang baru, ABBA sampai Elvi Sukaesih..... sebagai penutup, lagu Bengawan Solo (iyaaaa....!!!) ini permintaan khusus dari anaknya salah seorang teman yang hafal lagu ini. Karena tiap hari diantar - jemput sekolah oleh kakeknya dan sepanjang perjalanan selalu diperdengarkan lagu ini.... Bengawan Soloooo.... riwayatmu kiniiiii........ hihihihihi :-)

Sebelum pulang saya dan hubby sempet muter-muter Plangi sebentar (setelah berpisah dan dadah-dadahan dengan teman-teman saya) ngeliat kulkas di Electronic Solution. Tapi entah kenapa mata saya malah ngiler ngeliat home theatre. Hubby langsung nyolek " bukannya kemaren pengen beli oven?? ". Haduuuh berubah melulu niih... kebanyakan mau!!.

Mumpung masih ada ditengah Jakarta, hubby cukur dulu ditempat langganannya di PAX Wijaya. Abis itu saya ditraktir makan Soto Kudus Blok M cabang Bintaro sebelum pulang. Segar banget makan soto panas, mengingat kemarin malam hujan turun deras. Saya sempat baca doa ga putus saat kami melintas diatas tol TB Simatupang, karena saya melihat kilat berkali-kali dan jaraknya sangat dekat dengan mobil kami. Syereemm....

Jam 19.30 kami udah sampai dirumah dan bersih-bersih lalu nonton Wipeout dan lanjur Heroes. Abis itu tidur!!! Sekarang saya udah ada lagi dikantor dan hari ini adalah harpitnas *pheeww*.

PS : Tadi malam sekitar jam 2 pagi, saya dan hubby terbangun karena anjing tetangga yang tidak berhenti-henti menggonggong. Hubby langsung kebangun dan memeriksa sekeliling rumah termasuk ruang atas. Alhamdulilah ga ada apa-apa. Tadi pagi hubby bilang " kata orang kalau ada binatang ribut artinya ada sesuatu yang aneh. Bisa karena ada orang atau 'sesuatu' yang kasat mata ". Saya langsung merinding...hiiiiiii......

Tuesday, March 24, 2009

kebanyakan mau

entah kenapa saya sering banget pengen ini-pengen itu. Saya rasa siy, ini bisa jadi kesetiap orang bukan cuma saya aja. tapi terus terang ada beberapa hal yang muter-muter terus dikepala saya.

1. Belajar bikin kue dan decoratingnya
sejak teman saya si ibu-ibu tukang kue datang kerumah saya dan membawa buah tangan 10 buah cupcake yang dihias cantik, tiba-tiba saya kepengen bikin kue. Saya pengen seperti mama saya, masak apa saja bisa. Berhubung saya udah bisa masak lauk-pauk, kali ini saya menjajal diri saya membuat kue. Setelah itu saya mewek sama teman saya, maksa dia ngajarin. OK, kue bisa saya buat tinggal decoratingnya. Buat yang ini butuh extra besar sabar dan keterampilan. Apalagi mengingat saya gampang putus asa karena ga pernah bisa membuat hiasan dengan spuit. Tangan saya selalu gemetaran sehingga tarikan garisnya mencong-mencong. Waktu si teman mengajak saya kedapurnya dan berkenalan dengan peralatan decorating kue, saya sampai melonjak-lonjak kesenangan. Bertemu dengan fondant, butiran coklat warna-warni, loyang aneka bentuk, cupnya cupcake yang lucu. Haduuuuuuhh..... kemudian timbul lagi kemauan kedua.....

2. Ngajak suami ke toko Titan
Ini nama toko yang menjual alat-alat membuat kue yang kondang. Buat yang hobi bikin kue, ga mungkin ga tau toko ini. Saya siy belum pernah masuk kedalamnya. Tapi semenjak saya 'playdate' didapurnya teman saya itu. Saya juga kenalan dengan berbagai macam perabotan dan peralatan dasar membuat kue. Teman saya bilang belinya di Titan ini. Ternyata toko ini lokasinya ga jauh dari rumah mertua saya di Fatmawati. Kapan ya saya mengajak suami kesana??? apalagi saya ngiler ngeliat peralatan teman saya yang banyak dan lengkap. Gara-gara peralatan membuat kue milik teman saya itu, timbul kemauan ketiga........

3. Bikin kitchen set
Kalau punya perabotan bikin kue yang banyak, harus ada tempat penyimpanannya dong. Makanya sejak beberapa hari yang lalu, saya tiba-tiba kepikiran memesan kitchen set. Yup, dapur kita emang belum ada kitchen setnya. Makanya saya langsung mewek kesuami minta kitchen set. Alhamdulillah dia mau beliin

4. Beli oven
Ini sih kemauannya hubby yang udah nyuruh saya belajar bikin kue sejak dulu (maaf ya, tapi kemauannya baru datang sekarang, hihihi). Udah berulangkali hubby nawarin beli oven, tapi sayanya yang sok nolak. Hingga saat ini, saya ngebet pengen punya oven, dan mintanya langsung oven yang besar!! kan mau jadi tukang kue beneran, jadi harus punya oven serius *congkak* hihihihihi....... padahal yaa... kulkasnya aja belum kebeli hingga sekarang!!!!!!!!!!!! *dweeweweeweweengggg*

Yang diatas itu adalah urusan per-dapuran. Berhubung hubby doyan makan, kalo beli yang urusan dapur dia mah senang-senang aja, dan dia tahu kalau saya emang doyan memasak. Tapi coba, pas dia lagi asyik-asyik nonton HBO, tiba-tiba saya 'kesambet' pengen menjahit dan langsung bilang " sayaanng, aku dibeliin mesin jahit dong, aku pengen belajar menjahit!!! ". Hubby tanpa ekspresi cuma melihat saya, sedetik kemudian dia memalingkan lagi wajahnya ke TV tanpa mengucapkan sesuatu....
Huahahahahahahaha =))
Hubby ga pernah lupa kalau urusan menjahit adalah kelemahan saya. Secara kristik yang dia beliin waktu kami baru menikah 7 tahun yang lalu aja ga pernah selesai-selesai hingga sekarang. Sekarang saya malah nekad mau menjahit. Kata hubby " impossible!! ".

Monday, March 23, 2009

weekend

Weekend saya dimulai dengan ketukan pembantu yang datang hari Sabtu pagi kerumah saya, " soalnya cuciannya mba Intan banyak, jadinya saya kerumah mbak dulu baru kerumah ibu ". Setelah itu ketukan kedua dari Mardi (lihat cerita sebelumnya).
Hari ini saya mau menggunduli pohon mangga saya dengan alasan keamanan (angin kencang yang sering membuat pohon mangga saya bergoyang keras dan berbunyi kreekk...kreekk...krekkk...).
Lalu saya masak dulu buat makan siang saya, hubby dan Mardi :-)
Berhubung hujan turun derasnya pada Sabtu lalu, hubby jadi ikut-ikutan beberapa bapak-bapak warga yang lain menyodok-nyodok selokan yang membanjir. Tinggal saya yang gemas melihatnya karena hubby baru sembuh dari gejala typhus!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Sekalian aja saya suruh Mardi ngebersihin selokan depan rumah dari sisa daun-daun pohon Mangga dan koitoran lain. Biar kalau hujan deras, gotnya mengalir dengan lancar.
Berhubung cuaca mendung dan hujan, iseng juga saya bikin puding roti kukus buat cemilan hubby. Jam 5 saya arisan RT sementara hubby nonton Transformer (OK, ini Transformer ke-5 kalinya yang saya tonton di HBO Hits dalam minggu ini).
Malamnya kita dirumah aja nonton Hitman di Starmovies.

Hari Minggu saya mau potong rambut. Rambut ini sudah acak-acakkan!
Setelah pembantu beresin rumah, jam 3 sore kita jalan ke Bintaro Plaza. Saya potong rambut dan pedicure, hubby beli buku di Gramedia.
Sebelum pulang, makan dulu di KFC. Tapi pulangnya tetap terbirit-birit karena saya mau nonton David Foster & Friends di Starworld! Kirain ada konser David Foster gitu, ga taunya cuma sepotong-sepotong doang. Tapi saya dah bilang hubby untuk beliin CD & DVDnya David Foster & friends!!
Siapa siy yang ga suka David Foster? lagu-lagunya yahud semua, ga ada yang ga enak. Jadinya Kamis ini (eh, kamis besok libur ya), saya mau ke Disc Tarra beli CD & DVDnya!!

Sekarang saya udah dikantor lagi. Boss saya lagi meeting di FX. Sementara saya?? ngerjain PR kursus bahasa jerman dulu aahh........

PS : weekend ini saya lalui dengan normal tanpa penyakit susah tidur yang datang disaat weekend!

mesin serba guna bernama Mardi

Kenapa dibilang mesin? karena dia kerjanya seperti mesin. Kenapa serbaguna? karena dia bisa mengerjakan apa saja. Orangnya jujur banget.

Cerita tentang Mardi, dia ini awalnya tukang sampah. Tapi sering dibooking oleh ibu-ibu dikomplek (termasuk mama saya) untuk mengerjakan halaman rumah mereka. Selain halaman, dia sering dibooking untuk pekerjaan : membongkar gudang, merapihkan rumah (PS : kerjaannya jauh lebih licin dan rapih dibanding pembantu rumah tangga biasa). Malah saking ada ibu-ibu yang sayaaaang banget sama dia, Mardi sampai dibelikan alat pemotong rumput bermesin. Jadi Mardi ga perlu motong rumput bermodal clurit sambil bongkok-bongkok lagi. Cukup dengan mesin pemotongnya.
Kalau butuh Mardi, harus jauh-jauh hari membookingnya. Seperti saya yang meminta datang kerumah pada hari Sabtu. Saya sudah membooking dia pada hari Senin. Walaupun dia ga pake agenda, PDA atau Blackberry, tapi dia punya ingatan yang bagus. Kalau booking mendadak, dia akan bilang " maaf bu/mbak, tapi saya udah janji sama ibu X untuk ngeberesin halaman rumahnya, atau hari Rabu ibu Y mau bongkar gudangnya ". Untung sekarang dia udah punya HP, jadi kalau ngebooking bisa va Hp (tapi juga harus jauh-jauh hari sebelumnya).
Yang bikin dia disukai oleh ibu-ibu karena pekerjaannya rapih dan orangnya jujur. Malahan banyak ibu-ibu yang pergi saat Mardi membereskan rumahnya. Paling-paling cuma diorderin aja " Mardi, nanti beresin halaman, rapihin bunga-bunganya. Abis itu bongkar gudang dan terakhir sikat kamar mandi ya. Saya mau pergi pengajian dulu, nanti saya pulang jam 1-an. Ini kopi, air minum sama makan kamu saya siapin disini ".
Kalau mau booking Mardi seharian, yang penting pagi hari (saat dia baru datang) kasih kopi hitam plus sarapan. Siangnya kita berikan dia makan siang.

Jadi hari Sabtu kemarin saya meminta dia datang kerumah saya untuk memotong pohon mangga saya. Bukan menebang tapi menggunduli tepatnya. Sekali untuk keamanan rumah (secara sekarang banyak angin kencang). Pohon mangga saya juga dipenuhi banyak benalu, jadinya digunduli supaya bisa berbuah banyak lagi. Berhubung kerjanya cepat. Sekalian saya suruh beresin got didepan rumah supaya menghindari banjir.
Jam 4 Mardi menyelesaikan pekerjaannya. Pohon mangga saya udah tergundul rapi. Selokan depan rumah udah bersih. Genteng rumah pun bersih karena tidak ada lagi daun-daun yang berserakan diatasnya. Makasih Mardi.

PS : Kata Mama saya, dengan kerja kaya begitu aja, Mardi ini udah bisa beli sawah, kambing dan membangun rumah bagus dikampungnya.

Puding Roti Kukus

Setelah ribuan kali (hiperbola!!) ngintip resepnya di internet, akhirnya saya bisa juga bikin. Gara-gara ngeliat beberapa lembar roti tawar yang saya beli waktu hubby sakit kemarin. Trus intip-intip dapur. Ada apa aja yaa...
Begitu sadar semua bahannya saya punya, langsung deh bikin. 45 menit kemudian, Puding Roti Kukusnya udah terhidang dimeja makan. Dan malam minggu saya habiskan menonton film sambil ngemilin puding roti kukusnya.

Bahan (ukurannya pake perasaan aja)
Roti tawar, buang kulitnya lalu sobek-sobek
mentega dicairkan
Susu cair
2 butir telur kocok lepas
gula pasir kocok bersama telur
terigu secukupnya
kismis
vanili

Cara
Roti tawar disobek lalu direndam dengan susu cair (supaya hancur), masukkan mentega cair, telur, vanili dan gula aduk rata. Tambahkan tepung terigu dan kismis. Kukus dipyrex yang sudah dilapisi mentega selama 30 menit.

Note :
Adonan jangan terlalu encer atau kental. Kalau encer, ngukus harus agak lama supaya keras. Kalau kelewat kental puding rotinya jadi agak keras (ini yang terjadi sama saya kemarin). Jadi kalau mau nambahin terigu disesuaikan dengan kondisi adonan. Bagian tutup dari pengukusnya dilapisi kain bersih supaya uap air kukusan tidak jatuh kedalam puding rotinya. Kalau ga ada kismis boleh diganti dengan mesis coklat.