Berhubung saya baru mulai puasa hari ini :(
Tapi beberapa hari sebelumnya saya udah latihan mengendalikan esmosi. Beneran deh, emosi emang paling susah dikendalikan yaaa...
Menahan makan-minum itu sih ga ada masalah. Tapi belajar supaya ga ngamuk, ga menjerit, ga marah-marah keorang yang susah.
Malah temen saya bilang, " makin lapar emosinya malah makin tinggi ".
Hubby sih selalu ngingetin. Jangan marah-jangan marah-jangan marah....
Masalah petasan. Bingung deh saya, rasanya saya pengen getokkin kepalanya orang tua yang membiarkan anaknya kecil-kecil main petasan *tuh kan saya marah-marah lagi*
Biarpun petasan kecil, tapi yang main petasan juga kecil. Mereka main sembarangan aja. Nyalain trus lempar! Lempar kemana juga ga tau. Asal dilempar aja. Ke motor yang lewat melintas, ke orang yang lagi jalan kaki. Ortunya malah ketawa-ketawa aja. Mereka pikir itu lucu kali yaaa..??? Gimana kalau itu petasan meledak ditangan anaknya? Ga lucu lagi kali...
Makanya semalam pas sahur hubby ingetin. Banyak-banyak istigfar biar ga emosi.
Duh mudah-mudahan saya ga marah2 dan bisa menjaga emosi selama puasa ini. Amin....
Puasa ini walaupun kemaren lagi bocor, saya tetap nemenin hubby sahur. Asyik aja nemenin hubby sambil ngobrol. Kita juga nonton acara TV. Favorit saya dan hubby tahun ini Opera Van Java. Ketawa-ketawa jadinya trus ngantuknya hilang. TV lain acaranya gitu-gitu aja, standar. Makanya banyak teman saya yang taruh status di FBnya lagi sahur sambil nonton OVJ. Hihihihihi...
Friday, August 28, 2009
Monday, August 24, 2009
Hamil
Waktu kemarin akhirnya saya mens lagi. Terus terang yang bikin saya nangis bukan karena " gagal lagi ". Bukaaaaann.... Sabar saya udah pol kalau bicara soal itu. Saya selalu percaya, Tuhan pasti memberikan sesuatu buat umatnya disaat yang tepat bagi umatnya untuk menerimanya. Yang bikin saya nangis adalah sakitnya yang bikin perut saya seperti melintir-melintir rasanya.
Trus karena saya memilih tiduran aja dikamar dan hubby juga nemenin. Akhirnya kita jadi ngobrolin soal hamil. Saya cerita padanya soal teman-teman saya yang hamil sebelum menikah.
Sewaktu kuliah hingga awal-awal saya menikmati masa kerja sekitar 10 tahun lalu, sudah beberapa kali saya mendengar cerita tentang hamil diluar nikah. Ada yang cuma saya dengar, ada yang saya juga ikutan terlibat didalamnya. Ada 2 cerita yang benar-benar nempel dikepala saya. Tapi ke-2nya tidak pernah saya dengar lagi kabarnya hingga sekarang.
1993
Saya punya seorang teman kuliah yang mantan keponakan seorang petinggi MPR dulu. Suatu ketika dibilang udah terlambat mens. Saya masih diam. Saya sempat bilang " gue juga sering terlambat kok, tenang aja nanti pasti keluar kok ". Saya ingat waktu itu hari Sabtu ketika dia meminta saya bertemu disebuah tempat. Lalu dia menangis dan dia merasa benar-benar hamil. Baru saat itu saya jadi ikutan kalut.
Berhubung saat itu saya belum tahu istilah testpack. Yang terpikir saat itu adalah 'mencari laboratorium' untuk teman saya memeriksa kehamilannya. Akhirnya dari Depok kita menuju selatan Jakarta bersama dengan dua teman lain dalam misi mencari laboratorium. Beberapa lab kita datangi, karena tidak banyak lab yang menyediakan test kehamilan. Barulah kita menemukan lab yang kita mau juga diwilayah selatan Jakarta. Seperti biasa, teman yang mengira dirinya hamil disuruh mengambil sample air seninya. Untuk biaya test kehamilan adalah 15.000 (ini yang ekspress loh, hasilnya keluar beberapa menit kemudian). Saat amplop hasil dibuka dan menunjukkan kalau teman saya benar-benar hamil. Saya dan teman-teman lain langsung stress. Saya ingat setelah itu kami makan siang difoodcourtnya Pasaraya Blok M (waktu itu masih dibasementnya). Semuanya diam, bingung, stress. Yang saya ingat setelah kejadian itu, teman saya memutuskan meninggalkan kuliahnya dan saya tidak pernah mendengar kabar apapun lagi dari dia.
1996
Waktu itu saya lupa dari mana. Yang jelas disebuah malah tahun 1996 saya pengen makan Mc.D. Karena saat itu posisi saya sedang ada disekitar Blok M. Saya membeli Mc.D di Melawai. Tapi saya ingat, kita tidak mampir ke Mc.Dnya, tidak pula memesan lewat drive thru. Yang saya ingat. Pacar saya saat itu memarkirkan mobilnya disebuah gang didepan Mc.Melawai lalu dia lari menyeberang menuju Mc.D
Selang sepuluh menit menunggu saya melihat pacar saya kembali berjalan menuju mobil tapi tidak sendirian. Ada 2 orang dibelakangnya. Mereka bertiga menuju mobil kami.
Lalu keduanya duduk dibangku belakang, dan pacar saya menjelaskan siapa mereka. Keduanya teman pacar saya. Si cewek hamil dan mereka bermaksud mengugurkankan kandungan tapi biayanya masih kurang (kalau ga salah sekitar 600.000) dan mereka bermaksud meminjamnya dari pacar saya. Berhubung mau dipakai buat mengugurkan kandungan, saat itu saya langsung menolak mereka. Takut saya ikutan dosa membunuh juga...
Trus mereka nanya kepada pacar saya, apa yang harus dilakukan. Saya bingung, pacar saya juga. Kita memutuskan untuk diam saja. Si cewek sempat bingung dan bertanya pada saya apa yang harus dia lakukan. Orang tuanya bisa membunuhnya apabila mereka tahu dia hamil.
Lapar saya langsung hilang, Mc.D yang tadi dibelikan pacar saya langsung tidak membuat saya berselera.
2009
Saya tetap percata Allah selalu memberikan yang terbaik pada umatnya disaat yang tepat. Tapi apakah kedua kejadian diatas itu adalah rezeki yang diberikan olleh Allah pada kedua teman saya adalah pada saat yang tepat???
Trus karena saya memilih tiduran aja dikamar dan hubby juga nemenin. Akhirnya kita jadi ngobrolin soal hamil. Saya cerita padanya soal teman-teman saya yang hamil sebelum menikah.
Sewaktu kuliah hingga awal-awal saya menikmati masa kerja sekitar 10 tahun lalu, sudah beberapa kali saya mendengar cerita tentang hamil diluar nikah. Ada yang cuma saya dengar, ada yang saya juga ikutan terlibat didalamnya. Ada 2 cerita yang benar-benar nempel dikepala saya. Tapi ke-2nya tidak pernah saya dengar lagi kabarnya hingga sekarang.
1993
Saya punya seorang teman kuliah yang mantan keponakan seorang petinggi MPR dulu. Suatu ketika dibilang udah terlambat mens. Saya masih diam. Saya sempat bilang " gue juga sering terlambat kok, tenang aja nanti pasti keluar kok ". Saya ingat waktu itu hari Sabtu ketika dia meminta saya bertemu disebuah tempat. Lalu dia menangis dan dia merasa benar-benar hamil. Baru saat itu saya jadi ikutan kalut.
Berhubung saat itu saya belum tahu istilah testpack. Yang terpikir saat itu adalah 'mencari laboratorium' untuk teman saya memeriksa kehamilannya. Akhirnya dari Depok kita menuju selatan Jakarta bersama dengan dua teman lain dalam misi mencari laboratorium. Beberapa lab kita datangi, karena tidak banyak lab yang menyediakan test kehamilan. Barulah kita menemukan lab yang kita mau juga diwilayah selatan Jakarta. Seperti biasa, teman yang mengira dirinya hamil disuruh mengambil sample air seninya. Untuk biaya test kehamilan adalah 15.000 (ini yang ekspress loh, hasilnya keluar beberapa menit kemudian). Saat amplop hasil dibuka dan menunjukkan kalau teman saya benar-benar hamil. Saya dan teman-teman lain langsung stress. Saya ingat setelah itu kami makan siang difoodcourtnya Pasaraya Blok M (waktu itu masih dibasementnya). Semuanya diam, bingung, stress. Yang saya ingat setelah kejadian itu, teman saya memutuskan meninggalkan kuliahnya dan saya tidak pernah mendengar kabar apapun lagi dari dia.
1996
Waktu itu saya lupa dari mana. Yang jelas disebuah malah tahun 1996 saya pengen makan Mc.D. Karena saat itu posisi saya sedang ada disekitar Blok M. Saya membeli Mc.D di Melawai. Tapi saya ingat, kita tidak mampir ke Mc.Dnya, tidak pula memesan lewat drive thru. Yang saya ingat. Pacar saya saat itu memarkirkan mobilnya disebuah gang didepan Mc.Melawai lalu dia lari menyeberang menuju Mc.D
Selang sepuluh menit menunggu saya melihat pacar saya kembali berjalan menuju mobil tapi tidak sendirian. Ada 2 orang dibelakangnya. Mereka bertiga menuju mobil kami.
Lalu keduanya duduk dibangku belakang, dan pacar saya menjelaskan siapa mereka. Keduanya teman pacar saya. Si cewek hamil dan mereka bermaksud mengugurkankan kandungan tapi biayanya masih kurang (kalau ga salah sekitar 600.000) dan mereka bermaksud meminjamnya dari pacar saya. Berhubung mau dipakai buat mengugurkan kandungan, saat itu saya langsung menolak mereka. Takut saya ikutan dosa membunuh juga...
Trus mereka nanya kepada pacar saya, apa yang harus dilakukan. Saya bingung, pacar saya juga. Kita memutuskan untuk diam saja. Si cewek sempat bingung dan bertanya pada saya apa yang harus dia lakukan. Orang tuanya bisa membunuhnya apabila mereka tahu dia hamil.
Lapar saya langsung hilang, Mc.D yang tadi dibelikan pacar saya langsung tidak membuat saya berselera.
2009
Saya tetap percata Allah selalu memberikan yang terbaik pada umatnya disaat yang tepat. Tapi apakah kedua kejadian diatas itu adalah rezeki yang diberikan olleh Allah pada kedua teman saya adalah pada saat yang tepat???
Puasa
Alhamdulillah udah puasa lagi.
Buat saya ini adalah puasa ke-8 bareng hubby (kalo diitung saat masih pacaran jadi puasa ke-9). Puasa ke-5 dirumah sendiri. Puasa ke-2 tanpa catering sama nyokap.
Saya sendiri sebenarnya ga puasa. OK, sebelum saya liburan kemarin sebenarnya saya lagi ikutan program hamil lagi. Entah karena pengaruh obat atau apa, menstruasi saya kemarin suakiiiiiiiiiiiittt banget!!!! Jalan aja sampai bongkok-bongkok saking sakitnya! Niat buka puasa dirumah ibu saya terpaksa dibatalin karena saya ga tahan sama sakitnya. Untungnya sebelum saya mens yang keluar pada hari Sabtu siang,pada Sabtu paginya saya masih sempat masak sedikit (rencananya untuk stock sahur), jadilah itu yang dijadiin masakan buka puasa. Untung hubby ga rewel.
Gara-gara menstruasi yang sakit ini, saya lebih banyak tiduran dikamar. Makanya hubby bilang " yang puasa aku, kok yang lemas malah kamu?? " Hihihihi :-)
Hal yang saya senangi saat bulan puasa adalah soal sahur bareng dan buka bareng hubby. Pagi-pagi bangun dan mulai panas-panasin makanan untuk sahur. Trus sahur bareng sambil nonton acara sahur yang lucu-lucu. Sampai saat ini acara sahur favorit saya masih Opera Van Java di Trans 7. Lucu banget!!!
Dua hari ini, kalo saya siapin buka puasa, hubby selalu nemenin saya. Jadinya seru aja. Masak-masak berdua.
Belum ada undangan buka puasa sampai saat ini. Mungkin baru minggu depan. Saya pun belum sempat ngabuburit sama hubby. Ngapain juga? saya aja ga puasa. Hubby juga suka males karena susah banget dapat tempat buat buka puasa.
Yang jelas beberapa hari kedepan saya udah pasti bolong puasa. Tapi saya selalu berdoa, semoga saya bisa ikutan shalat Idul Fitri. Amiiinn....
Selamat puasa semuanya....
Buat saya ini adalah puasa ke-8 bareng hubby (kalo diitung saat masih pacaran jadi puasa ke-9). Puasa ke-5 dirumah sendiri. Puasa ke-2 tanpa catering sama nyokap.
Saya sendiri sebenarnya ga puasa. OK, sebelum saya liburan kemarin sebenarnya saya lagi ikutan program hamil lagi. Entah karena pengaruh obat atau apa, menstruasi saya kemarin suakiiiiiiiiiiiittt banget!!!! Jalan aja sampai bongkok-bongkok saking sakitnya! Niat buka puasa dirumah ibu saya terpaksa dibatalin karena saya ga tahan sama sakitnya. Untungnya sebelum saya mens yang keluar pada hari Sabtu siang,pada Sabtu paginya saya masih sempat masak sedikit (rencananya untuk stock sahur), jadilah itu yang dijadiin masakan buka puasa. Untung hubby ga rewel.
Gara-gara menstruasi yang sakit ini, saya lebih banyak tiduran dikamar. Makanya hubby bilang " yang puasa aku, kok yang lemas malah kamu?? " Hihihihi :-)
Hal yang saya senangi saat bulan puasa adalah soal sahur bareng dan buka bareng hubby. Pagi-pagi bangun dan mulai panas-panasin makanan untuk sahur. Trus sahur bareng sambil nonton acara sahur yang lucu-lucu. Sampai saat ini acara sahur favorit saya masih Opera Van Java di Trans 7. Lucu banget!!!
Dua hari ini, kalo saya siapin buka puasa, hubby selalu nemenin saya. Jadinya seru aja. Masak-masak berdua.
Belum ada undangan buka puasa sampai saat ini. Mungkin baru minggu depan. Saya pun belum sempat ngabuburit sama hubby. Ngapain juga? saya aja ga puasa. Hubby juga suka males karena susah banget dapat tempat buat buka puasa.
Yang jelas beberapa hari kedepan saya udah pasti bolong puasa. Tapi saya selalu berdoa, semoga saya bisa ikutan shalat Idul Fitri. Amiiinn....
Selamat puasa semuanya....
Thursday, August 20, 2009
Awal puasa
Alhamdulillah sebentar lagi kita masuk bulan puasa ya...
Saya masih ingat tahun lalu. Awal puasa, jatuhnya hari Senin. Dan kereta pake mogok pula. Alhasil sepanjang perjalanan saya ngedumel melulu ditaksi, sampai diingetin supir taksinya. Hihihihi...
Baru juga hari pertama puasa, saya udah marah-marah.
Insya Allah tahun ini puasa dimulai hari Sabtu. Saya udah punya rencana, abis sahur mau nonton acara TV sahur. Semuanya! sampai acara yang ga pernah bosen saya tonton. Jejak Rasul! Walopun saya punya DVDnya. Siangnya saya mau masak, stock buat seminggu.
Udah ga sabar pengen buru-buru masuk bulan puasa. Bulan puasa bulan yang indah (yang ga indah cuma banyak petasan aja dimana-mana).
Saya masih ingat tahun lalu. Awal puasa, jatuhnya hari Senin. Dan kereta pake mogok pula. Alhasil sepanjang perjalanan saya ngedumel melulu ditaksi, sampai diingetin supir taksinya. Hihihihi...
Baru juga hari pertama puasa, saya udah marah-marah.
Insya Allah tahun ini puasa dimulai hari Sabtu. Saya udah punya rencana, abis sahur mau nonton acara TV sahur. Semuanya! sampai acara yang ga pernah bosen saya tonton. Jejak Rasul! Walopun saya punya DVDnya. Siangnya saya mau masak, stock buat seminggu.
Udah ga sabar pengen buru-buru masuk bulan puasa. Bulan puasa bulan yang indah (yang ga indah cuma banyak petasan aja dimana-mana).
MLM
MLM atau Multi Level Marketing. Siapa yang tidak pernah dengar?
Saya pernah ikut-ikutan MLM ini sekitar 15 tahun lalu. Karena diajak teman, dan tergiur sama hasilnya. Siapa sih yang ga mau jalan-jalan ke luar negeri gratis? dapat uang banyak?
Setelah mencoba, saya baru tau. Perjuangan saya kurang gigih. Saya tidak menyalahkan MLMnya. Bagi saya semua MLM bagus-bagus aja. Cuma sayanya yang kurang berusaha.
Teman saya memilih bekerja lewat jalur MLM ini. Sebut saja sudah beberapa MLM dia geluti. Hasilnya juga ga jelek-jelek amat. Yup, perjuangannya memang hebat. Posisinya di tiap MLM selalu lumayan. Cuma ada satu hal.
Dulu saya, dia dan beberapa teman yang lain main bersama. Nonton, nongkrong bareng, dll, dll. Kita semua pernah join di MLM atas anjurannya. Tapi itu dia, selain dia yang selalu sukses, yang lainnya memilih melipir pelan-pelan meninggalkan MLM. Bertahun-tahun kemudian si X ini masih sibuk hilir-mudik dengan MLM-MLM yang diikutinya. Sementara saya dan teman-teman lain memilih bekerja normal.
Suatu ketika dia menelpon saya mengajak bertemu. Saya bilang tidak bisa karena saya masih sibuk ngurusin bos saya yang mau pergi keluar negeri. Saat saya sibuk berkutat dengan presentasi dan dokumen, dia mengajak saya makan malam. Keesokannya hal tersebut terulang, dia pengen ketemu saya, ngajak makan malam, ngajak ngopi bareng, dll, dll.
Sampai beberapa hari kemudian dia tetap memaksa. Malah dia mau jemput saya ke kantor atau mau datang kerumah. Tapi sempat saya tolak mentah-mentah waktu dia mau datang kerumah, soalnya suami saya sedang keluar kota. Nanti apa kata tetangga???
Lalu teman yang lain menelpon " eh, si X udah nelpon elu? ". Saya ceritakan padanya kalo saya pusing dibuatnya. Dipaksa-paksa, dll. Trus teman saya bilang " iya, dia ngejar target jual tiket seminar di Istora Senayan tanggal sekian, harga karcisnya sekian ratus ribu ". HAAAA... jadi semangatnya ngajak makan malam, ngajak ngopi, mau jemput ke kantor semata-mata karena mau jual karcis seminar?
Semenjak itu tiap dia telpon, saya cuekin. Tiap dia SMS saya ga bales. Ceritanya saya ngambek.
Setelah tanggal seminar lewat, handphone saya langsung sepi. Tidak ada lagi 'paksaan-paksaan' dari dia.
Dia kembali sibuk dengan MLMnya saya sibuk dengan kehidupan saya.
Lalu berbulan kemudian dia masuk ek FB saya dan mengirimi saya foto keberhasilannya. Saya sih seneng-seneng aja liat temen berhasil. " Gue udah bisa beli Mercy C-Class, udah bisa ajak keluarga gue ikutan cruise ke Singapore dan Malaysia ". Fine! itu rejeki kamu.
Tapi masalahnya, kadang-kadang dia jualan tanpa liat waktu. Lagi pengajian akikahan putra seorang teman, sempat-sempatnya dia presentasi pada saya dan suami soal MLM barunya. Bukan cuma saya dan hubby yang kesal. Yang punya rumah juga kurang suka dengan caranya.
Kadangkala saya jadi mikir, kenapa ya MLM ngerubah cara pertemanan kita? MLM ngerubah seseorang?
Saya sih tidak menyalahkan MLMnya, sekali lagi saya bilang, MLM sih bagus-bagus aja. Cuma orangnya yang sering berubah!
Saya pernah ikut-ikutan MLM ini sekitar 15 tahun lalu. Karena diajak teman, dan tergiur sama hasilnya. Siapa sih yang ga mau jalan-jalan ke luar negeri gratis? dapat uang banyak?
Setelah mencoba, saya baru tau. Perjuangan saya kurang gigih. Saya tidak menyalahkan MLMnya. Bagi saya semua MLM bagus-bagus aja. Cuma sayanya yang kurang berusaha.
Teman saya memilih bekerja lewat jalur MLM ini. Sebut saja sudah beberapa MLM dia geluti. Hasilnya juga ga jelek-jelek amat. Yup, perjuangannya memang hebat. Posisinya di tiap MLM selalu lumayan. Cuma ada satu hal.
Dulu saya, dia dan beberapa teman yang lain main bersama. Nonton, nongkrong bareng, dll, dll. Kita semua pernah join di MLM atas anjurannya. Tapi itu dia, selain dia yang selalu sukses, yang lainnya memilih melipir pelan-pelan meninggalkan MLM. Bertahun-tahun kemudian si X ini masih sibuk hilir-mudik dengan MLM-MLM yang diikutinya. Sementara saya dan teman-teman lain memilih bekerja normal.
Suatu ketika dia menelpon saya mengajak bertemu. Saya bilang tidak bisa karena saya masih sibuk ngurusin bos saya yang mau pergi keluar negeri. Saat saya sibuk berkutat dengan presentasi dan dokumen, dia mengajak saya makan malam. Keesokannya hal tersebut terulang, dia pengen ketemu saya, ngajak makan malam, ngajak ngopi bareng, dll, dll.
Sampai beberapa hari kemudian dia tetap memaksa. Malah dia mau jemput saya ke kantor atau mau datang kerumah. Tapi sempat saya tolak mentah-mentah waktu dia mau datang kerumah, soalnya suami saya sedang keluar kota. Nanti apa kata tetangga???
Lalu teman yang lain menelpon " eh, si X udah nelpon elu? ". Saya ceritakan padanya kalo saya pusing dibuatnya. Dipaksa-paksa, dll. Trus teman saya bilang " iya, dia ngejar target jual tiket seminar di Istora Senayan tanggal sekian, harga karcisnya sekian ratus ribu ". HAAAA... jadi semangatnya ngajak makan malam, ngajak ngopi, mau jemput ke kantor semata-mata karena mau jual karcis seminar?
Semenjak itu tiap dia telpon, saya cuekin. Tiap dia SMS saya ga bales. Ceritanya saya ngambek.
Setelah tanggal seminar lewat, handphone saya langsung sepi. Tidak ada lagi 'paksaan-paksaan' dari dia.
Dia kembali sibuk dengan MLMnya saya sibuk dengan kehidupan saya.
Lalu berbulan kemudian dia masuk ek FB saya dan mengirimi saya foto keberhasilannya. Saya sih seneng-seneng aja liat temen berhasil. " Gue udah bisa beli Mercy C-Class, udah bisa ajak keluarga gue ikutan cruise ke Singapore dan Malaysia ". Fine! itu rejeki kamu.
Tapi masalahnya, kadang-kadang dia jualan tanpa liat waktu. Lagi pengajian akikahan putra seorang teman, sempat-sempatnya dia presentasi pada saya dan suami soal MLM barunya. Bukan cuma saya dan hubby yang kesal. Yang punya rumah juga kurang suka dengan caranya.
Kadangkala saya jadi mikir, kenapa ya MLM ngerubah cara pertemanan kita? MLM ngerubah seseorang?
Saya sih tidak menyalahkan MLMnya, sekali lagi saya bilang, MLM sih bagus-bagus aja. Cuma orangnya yang sering berubah!
Tuesday, August 18, 2009
Puasa - Lebaran
Besok ada adalah puasa yang ke-5 dirumah sendiri. Insya Allah jadi puasa yang ke-2 tanpa harus ngerantang dari mama. Iya, jam kantor saya tidak berubah. Itu yang awalnya bikin saya kerepotan mempersiapkan buka puasa. Lalu tahun lalu mama saya sakit sehingga saya harus 'menantang' diri saya untuk berpuasa tanpa mengandalkan makanan dari orangtua. Hasilnya sukses!!
Tahun ini saya mau menantang diri saya sendiri untuk memasak. Bukan cuma untuk persiapan puasanya tapi juga makanan lebarannya!!! Kira-kira bisa ga ya?? Tapi saya yakin, kalo saya niat pasti bisa. Soalnya mama saya sakit lagi. Maklum deh usianya udah 64 tahun.
Maafnya teman, puasa aja belum tapi saya udah ngomongin lebaran. Tapi saya lagi mengira-ngira makanan apa yang biasanya dihidangkan saat lebaran? Yang pasti opor ayam dan sambal goreng buncis is a must!!! kalo Rendang, saya angkat tangan. Yang jelas saya berniat mengambil alih tugas memasak untuk lebaran. Opor ayam, sambal goreng buncis dan asam padeh daging. Selama puasa ini saya akan coba masak itu semua!
Tahun ini saya mau menantang diri saya sendiri untuk memasak. Bukan cuma untuk persiapan puasanya tapi juga makanan lebarannya!!! Kira-kira bisa ga ya?? Tapi saya yakin, kalo saya niat pasti bisa. Soalnya mama saya sakit lagi. Maklum deh usianya udah 64 tahun.
Maafnya teman, puasa aja belum tapi saya udah ngomongin lebaran. Tapi saya lagi mengira-ngira makanan apa yang biasanya dihidangkan saat lebaran? Yang pasti opor ayam dan sambal goreng buncis is a must!!! kalo Rendang, saya angkat tangan. Yang jelas saya berniat mengambil alih tugas memasak untuk lebaran. Opor ayam, sambal goreng buncis dan asam padeh daging. Selama puasa ini saya akan coba masak itu semua!
Long weekend (antara toge dan badan meriang)
OK kita long weekend lagi!
Tapi sejak jumat malam saya meriang dan berujung dengan suhu tubuh yang menjadi panas hingga sabtu. Akhirnya saya minum obat dan membuat saya tidur seharian.
Sabtu siangnya saya sempat bangun dan ngeliat hubby lagi asyik nonton konsernya Michael Jackson di TV.
Karena ingat mau bikin acara ngumpul sama temen-temen SMA. Pas bangun sebentar saya sempat makan siang dan ngerebus kentang untuk bikin perkedel. Hubby yang lagi asyik-asyik nonton MJ, saya paksa ngebuangin buntutnya sementara saya tidur lagiiii.... :D (masih kena pengaruh obat).
Sorenya saya bangun lagi. Alhamdulillah udah segar banget. Saya masak air panas lalu mandi. Sementara hubby ketiduran dikarpet dengan tampah besar disisinya lengkap dengan baskom berisi toge yang udah dipotong buntutnya.... hihihihi kasian hubby.
Abis mandi udah segar, saya mulai semangat. Motong ini-motong itu, iris-iris juga bikin perkedel kentang. Sambil ngobrol kita kerjain semuanya berdua. Jam 8 malam selesai deh. Kembali saya.... tidur lagi (untuk yang ini disuruh hubby loooh)
Minggu pagi saya bangun jam 5.30. Tugas pertama goreng perkedel. Selesai goreng perkedel tugas kedua bikin Udang Balado. Ini butuh perhatian khusus karena udang ga boleh dimasak kelamaan. Pokoknya siapin minyak panas, masukkan udang. Begitu udang menjadi merah, langsung angkat. Gitu terus berkali-kali. Sempet ada kejadian, GAS HABIS!!! mana masih jam 7 pagi. Takutnya warungnya belum buka! Alhamdulillah udah ternyata. SAmbil nunggu gas diantar, saya mulai siapin menu ke-3 yaitu Tumis Daging paprika. Begitu gas selesai dipasang, kompor saya langsung menyala dua-duanya. Yang satu bikin udang balado, sebelahnya Tumis Daging Paprika. Begitu Udang Balado selesai tinggal bikin Tumis Tauge Tahu. Jam 9.30 semua beres!!!
Berhubung acara mulai jam 11 (itupun kalo ga dengan budaya ngaret). Istirahat sebentar, saya baru mandi jam 10. Keramas dan langsung ngeblow rambut.
Jam 11 satu persatu teman-teman pada berdatangan lengkap dengan bawaannya. Ada yang bawa oncom leunca, bihun goreng, rujak, es buah, kue-kue, sampai gemblong!
Lama juga looh pada ngumpul dirumah. Pokoknya sampe mereka makan 2x dan saya sampai keluarin bergelas-gelas kopi. Senengnya adalah, mereka bantuin beres-beres sebelum pulang. Dari mulai cuci piring sampai buangin sampah. Jadinya bagian saya dan hubby ga terlalu berat jadinya. Karena teler berat, ajm 21.00 saya udah tidur lagi.
Senin pagi saya bangun untuk mencuci mukena. Kan sebentar lagi puasa, pengen aja disambut dengan suasana bersih, termasuk mukena yang udah dicuci. Sisa harinya?? istirahat aja mengembalikan stamina tubuh (ceilee...).
Tiga hari libur, keluar komplek aja saya engga!!
Tapi sejak jumat malam saya meriang dan berujung dengan suhu tubuh yang menjadi panas hingga sabtu. Akhirnya saya minum obat dan membuat saya tidur seharian.
Sabtu siangnya saya sempat bangun dan ngeliat hubby lagi asyik nonton konsernya Michael Jackson di TV.
Karena ingat mau bikin acara ngumpul sama temen-temen SMA. Pas bangun sebentar saya sempat makan siang dan ngerebus kentang untuk bikin perkedel. Hubby yang lagi asyik-asyik nonton MJ, saya paksa ngebuangin buntutnya sementara saya tidur lagiiii.... :D (masih kena pengaruh obat).
Sorenya saya bangun lagi. Alhamdulillah udah segar banget. Saya masak air panas lalu mandi. Sementara hubby ketiduran dikarpet dengan tampah besar disisinya lengkap dengan baskom berisi toge yang udah dipotong buntutnya.... hihihihi kasian hubby.
Abis mandi udah segar, saya mulai semangat. Motong ini-motong itu, iris-iris juga bikin perkedel kentang. Sambil ngobrol kita kerjain semuanya berdua. Jam 8 malam selesai deh. Kembali saya.... tidur lagi (untuk yang ini disuruh hubby loooh)
Minggu pagi saya bangun jam 5.30. Tugas pertama goreng perkedel. Selesai goreng perkedel tugas kedua bikin Udang Balado. Ini butuh perhatian khusus karena udang ga boleh dimasak kelamaan. Pokoknya siapin minyak panas, masukkan udang. Begitu udang menjadi merah, langsung angkat. Gitu terus berkali-kali. Sempet ada kejadian, GAS HABIS!!! mana masih jam 7 pagi. Takutnya warungnya belum buka! Alhamdulillah udah ternyata. SAmbil nunggu gas diantar, saya mulai siapin menu ke-3 yaitu Tumis Daging paprika. Begitu gas selesai dipasang, kompor saya langsung menyala dua-duanya. Yang satu bikin udang balado, sebelahnya Tumis Daging Paprika. Begitu Udang Balado selesai tinggal bikin Tumis Tauge Tahu. Jam 9.30 semua beres!!!
Berhubung acara mulai jam 11 (itupun kalo ga dengan budaya ngaret). Istirahat sebentar, saya baru mandi jam 10. Keramas dan langsung ngeblow rambut.
Jam 11 satu persatu teman-teman pada berdatangan lengkap dengan bawaannya. Ada yang bawa oncom leunca, bihun goreng, rujak, es buah, kue-kue, sampai gemblong!
Lama juga looh pada ngumpul dirumah. Pokoknya sampe mereka makan 2x dan saya sampai keluarin bergelas-gelas kopi. Senengnya adalah, mereka bantuin beres-beres sebelum pulang. Dari mulai cuci piring sampai buangin sampah. Jadinya bagian saya dan hubby ga terlalu berat jadinya. Karena teler berat, ajm 21.00 saya udah tidur lagi.
Senin pagi saya bangun untuk mencuci mukena. Kan sebentar lagi puasa, pengen aja disambut dengan suasana bersih, termasuk mukena yang udah dicuci. Sisa harinya?? istirahat aja mengembalikan stamina tubuh (ceilee...).
Tiga hari libur, keluar komplek aja saya engga!!
Subscribe to:
Posts (Atom)